Selasa, 13 Juli 2021

<li><a href=’/’>Home</a></li>

<li><a href=’#’>Aksesoris</a>

<ul>

<li><a href=’#’>Gelang</a></li>

<li><a href=’#’>Sabuk</a></li>

<li><a href=’#’>Topi</a></li>

<li><a href=’#’>Tas</a></li>

<li><a href=’#’>Sepatu</a></li>

</ul>

</li>

<li><a href=’#’>Teknologi</a>

<ul>

<li><a href=’#’>Laptop</a></li>

<li><a href=’#’>iPad</a></li>

<li><a href=’#’>Smartphone</a></li>

<li><a href=’#’>Cpu</a></li>

<li><a href=’#’>HandPhone</a></li>

Senin, 30 November 2020

Bahan bahan undangan digital pernikahan

Di masa modern seperti sekarang ini, tekhnologi kian bertambah pesat. Dan hampir semua menggunakan tehnik digital. Termasuk undangan pernikahan.
Hampir seluruh lapisan masyarakat menggunakan video undangan pernikahan digital untuk share momen istimewa nya. Selain lebih mudah untuk di share, elegan, dan ramah lingkungan.

Waow sekarang kamu bisa share Undangan dengan mudah dan cara yang keren. Apalagi sekarang sedang musim dan sangat happening.


 Bagi kamu yang ingin belajar membuat undangan pernikahan digital sendiri bisa langsung meluncur ke YouTube 


Disitu di jelaskan sangat detail dari step by step jadi kamu ga bakalan bingung deh....
Dan untuk bahanya bakal aku kasih di bawah sini.....

Jika kamu malas dan tidak ingin membuat sendiri, jangan khawatir kamu bisa memakai jasa kami follow dan DM @Gallery_hanin . kami siap membantu anda. 


Dan iya temen-temen sebelum pakai bahan ini harap subscribe & follow dulu ya hargai usaha kami dan dukung Chanel kami . Terimakasih

Berikut ini bahan yang kamu butuhkan

1. Objek Daun



2. Objek gambar kartun pengantin


3. Objek frame



4. Objek lengkung putih


5. Objek lengkung biru



6. objek background






Semoga bermanfaat dan Happy trying. !!

WAJIB SUBSCRIBE DAN FOLLOW DULU
Indahdecce chanel
follow @ Indahdecce 
@Gallery_Hanin

Kamis, 12 November 2020

Wisata kebumen Pantai Setro jenar / BOCOR !!






PANTAI PANTAI SETRO JENAR / PANTAI BOCOR


Destinasi wisata pantai setro jenar / pantai bocor ini terletak di buluspesantren, kebumen.
Dengan membayar tiket masuk sebesar 3000 rupiah saja kamu bisa masuk sepuasnya.
Walaupun pantai ini kurang hits di kalangan masyarakat tapi pantai ini gak kalah keren dengan pantai-pantai yang lainya apalagi sunset dari pantai ini cukup memanjakan mata.

Kamu bisa memilih pantai bocor untuk mengisi liburanmu nanti. Jangan lupa ajak juga keluargamu. 


lihat video di YouTube untuk detailnya

Lihat juga macam-macam tutorial yang bermanfaat
https://www.youtube.com/playlist?list=PLE78m_8yc9y1_Bbom5K9FmD6lphfNPFCy

Atau Wedding invitation untuk pernikahan mu nanti

https://www.youtube.com/playlist?list=PLE78m_8yc9y0m2-6JZWHnEdbulUyETwTr

Follow instagram kami untuk berteman
@indahdecce
@endahlollipop


Terima kasih ♥️

Rabu, 04 November 2020

Mendaki gunung Papandayan 2.665 mdpl sendiri part 1


 Assalamualaikum wr. wb

Hai, ketemu lagi sama tulisan saya di blog ini. Kali ini saya mau cerita tentang pendakian saya bersama sahabat saya ke Gunung Papandayan. Dan kami hanya mendaki berdua saja. Penasaran nggak sahabat saya ini laki-laki/perempuan ?. :D Sahabat saya ini perempuan ,  seumuran dengan saya, dan di kala itu sama sekali belum pernah mendaki. Ini memang bukan pendakian saya yang pertama kali, tapi ini adalah kali pertama saya mendaki mandiri hanya berdua saja dengan teman saya.

Mungkin di kalangan orang yang belum pernah mendaki akan terheran-heran, kok bisa ? kok berani ? Betul ?


Ya, tapi lain lagi di mata seorang  pendaki. Ya wajar sajalah karena papandayan adalah gunung wisata yang bisa di bilang aman lah untuk pemula. Kenapa aman ? karena di gunung ada security yang tugasnya memantau pendaki dari tiap pos ke pos. Bahkan ada anjing yang sengaja di latih untuk memantau pendaki juga. Namun pendakian nekat seperti ini jangan di tiru ya temen-temen.

Gunung papandayan dengan tinggi 2.665 mdpl, sangat ramah wisatawan khususnya untuk aktivitas pendakian. Dan sangat terkenal dengan keindahan hutan mati dan sabana edelweis di tegal alunnya. kabut lembut akan selalu menyapa para pendaki. Walaupaun medan didominasi dengan bebatuan tapi jalur digunung ini lumayan landai dan mudah dilalui apalagi untuk pemula.




Start, dari bekasi sekitar jam 17.30 kami berangkat ke terminal bekasi. Kemudian kami naik bus primajasa jurusan garut. Fyi bis primajasa hanya ada sampai jam 19.00 di atas jam itu masih ada bis arah garut tapi selain primajasa. Meski sudah memberi pesan kepada kenet bis bahwa kami akan turun di SPBU tarogong dan akan naik ke gunung papandayan tetap saja kami sangat was-was hingga memasang alarm takut terlewat terbawa sampai ke terminal. Maklum yah, kami pemula sekali.

Dari jauh-jauh hari kami sudah janjian dan koordinasi lewat whatsapp dengan kenalan kawan kami yang akan mengantar kami ke basecamp gunung papandayan. Sebenarnya di SPBU tarogong ini sendiri, memang sudah jadi titik turun pendaki-pendaki yang akan naik ke gunung papandayan / Guntur. Selain di SPBU tarogong di Terminal garut pun juga tetap menjadi titik turun para pendaki.

Lalu kami di antar dengan menggunakan mobil dengan tarif 75k/orang sekali jalan. Sebenarnya tarif mobil ini 150k  bisa diisi dengan 5/6 orang. Karena kami Cuma berdua dan kebetulan tidak ada barengan, yah mahal sedikit tidak apa-apalah namanya sudah tekad.

Sesampainya disana kita akan membayar di pintu masuk dengan tarif 35k  jika tektok, 65k  jika menginap yah memang ini gunung mahal ya temen-temen. Dari gerbang tiket ke area basecamp tidak terlalu jauh, tapi lumayan ya jika harus berjalan kaki.

Sesampainya di basecamp kami langsung mendaftar simaksi. Ternyata kami terlalu percaya diri, pihak basecamp tidak mengizinkan kami mendaki hanya berdua saja apalagi di saat itu cuaca sedang tidak bagus dan hujan. Kami di sarankan naik besok pagi atau akan menyewa guide dan bisa naik malam ini. Ah, tapi bagi kami menyewa guide akan membuat kami kurang nyaman dan tidak menikmati perjalanan. Akhirnya kami di sarankan untuk mendirikan tenda di bawah persis jalan yang utnuk mendaki. Bahkan pihak basecamp berbaik hati membantu mengantarkan kami dan mendirikan tenda.Kami sangat bersyukur waktu itu karena ternyata kami pun lupa tidak membawa senter sama sekali. Jadi untuk temen-temen sebelum mendaki harus persiapkan semuanya matang-matang ya.

Keesokan paginya kami kesiangan karna terlalu lelah perjalanan di bis. Kami bangun jam 06.00 dan langsung bergegas siap-siap untuk tracking. Ditemani hujan rintik-rintik kami tetap berjalan menapaki aspal, bebatuan wadas, hingga sampai di area warung-warung. Di sana akan ada petunjuk kemana langkah kita selanjutnya. Di salah satu warung kami istirahat sebentar. Ketika kami mau melanjutkan perjalanan ada pendaki lain yang menyapa, kami pun membalas dan berhenti  sebentar. Mereka membujuk kami agar tidak melanjutkan dulu pendakian karena hujan. Terlebih kami hanya berdua. Karena merasa tidak enak dan rasa percaya diriku pun agak luntur karena cuaca tidak kunjung membaik. Kami memutuskan untuk menunggu hujan reda sambil minum teh dan gorengan. Yah di pendakian ini kami tidak mengejar apa-apa kami hanya ingin berlibur bersama dan mencari pengalaman bersama. Ini sungguh menyenangkan tidak terburu-buru dan benar-benar menikmati alam.





Petunjuk arah 

Selepas hujan reda kami melewati hutan mati terlebih dahulu karena disini icon utama selain puncaknya yaitu tegal alun. Hutan mati adalah paling favorit. Jika sore, hutan mati akan tertutup kabut jadi hati-hati dalam mengatur waktu ya temen-temen.


Pemandangan indah hutan mati dengan background gunung kapur berwarna keputihan dibelakangnya, nampak seperti di luar negri ya temen-temen :D. Jangan lewatkan hutan matinya jika kesini. wajib foto dulu. 


Kemudian kita naik ke gubber hood melewati deretan pohon cantigi merah menawan, serasa memberi kami semangat baru sepulang kami dari sini. Pohon cantigi dengan daun hijau dan pucuknya berwarna merah, konon katanya bisa di makan. Tapi pada bagian yang berwarna merah saja temen-temen. Akarnya kuat dan pohonnya subur memagar sepanjang jalan, Rasanya seperti melindungi para pendaki dari angin dan kabut lembut yang ternyata menusuk sampai ke tulang kami. 

Sampailah kami di pondok salada. Teman-teman wajib lapor kepada petugas. Disini adalah tempat paling favorit para pendaki untuk mendirikan tenda. Tapi hati hati dalam memilih tempat usahakan jangan terlalu jauh dari area yang sudah tersedia. Karena jika malam babi akan muncul dan mencari makanan. Ketika kamu kesini makanan dan benda-benda yang memiliki bau harap disimpan dan di gantung agar tidak tercium oleh babi. Hal parah yang akan terjadi tendamu bisa tersruduk dan di sobek oleh babi yang lapar. kamu harus percaya ya karna sudah banyak yang terjadi. Jangan salah, babi disini besar-besar loh. Bukan menakut-nakuti tapi meningkatkan kewaspadaan lebih baik.





Gunung Papandayan amat sangat terkenal dengan sabana bunga edelweisnya di puncak yaitu tegal alun. Eits… tapi tenang bagi kamu yang dikejar waktu seperti kami, kamu sudah bisa menikmati hamparan Bunga edelweis ini di pondok salada. Puas-puasin foto disini dulu nih kalo gak sempat naik ke tegal alun.




Seperti yang dibilang diawal kami hanya sampai sini saja, karna waktu tidak memungkinkan. Dan panggilan kerja pun sudah menanti tidak bisa untuk di abaikan. Ah, rasanya waktu begitu cepat  berlalu, masih ingin berlama-lama disini.

Meski tidak begitu sukses kami bangga dengan perjalanan ini. Karna kami mau memberanikan diri dan kami mampu melewati ini dengan rasa senang

Setelah puas-puasin foto-foto dan istirahat di pondok salada, kami turun lewat jalur berbeda. Ini nih menariknya, dari rombongan kawan yang bertemu kami ternyata salah satu dari mereka adalah orang asli dari kaki gunung papandayan. Jadi ini poin plus yang bakal kita dapetin, wah berasa dapet guide gratis, hehe. Seru banget sih karna pastinya dia lebih paham dengan medan dan jalur yang harus kita lalui. Bahkan kita bisa naik lalu turun dengan jalur yang berbeda sekaligus dan kita bisa melihat langsung danau hijau di bawah kawah, keren banget gak si ? :D.





Ini deretan gunung di sebelah sisi jalur. Tak biasa dilewati oleh pendaki, jadi berasa hal baru yang sayang untuk di lewatkan. Tapi jangan coba-coba lewat sini ya temen-temen tanpa di dampingi orang yang paham dan berpengalaman. Tetap lewat jalur yang telah di sediakan tetap menjaga dan jangan merusak jalur pendakian.



Kami turun dan sampai ke basecamp sore hari sekitar jam 5 kurang lebih. Setelah itu kami harus bergegas ke terminal. Kami dijemput kawan kami dengan tarif yang sama mengantar kami ke terminal. Sebaiknya rame-rame kalo mau lebih hemat kalo engga bisa naik mobil losbak yang banyak di tawarkan di SPBU maupun di terminal. Alhamdulillah di terminal kami masih beruntung mendapatkan bis yang ke arah Bekasi dengan tarif yang kurang lebih sama ketika berangkat.

Dalam pendakian kamu mungkin akan terkejut dengan sifat asli dari temanmu. Jangan takut karna di situ lah mental dan kedewasaan kamu akan semakin terlatih. Menjadi pribadi yang lebih baik adalah harapan semua orang. Maka kita hanya mampu berusaha untuk tidak menjadi seseorang yang nantinya tidak ingin kita temui.

Jadi temen-temen jangan tahan langkah kakimu untuk mengejar mimpi. Yakin ketika kamu berusaha dan semangat untuk menggapainya akan ada jalan didepan sana, terlebih bersama dengan sahabatmu menjadi kekuatan tersendiri.

Dan ingat temen-temen dalam sebuah perjalanan tak perlu terburu-buru / terlalu mengejar target. karna yang terpenting adalah pengalaman dan nikmati keindahannya. Salam lestari .!

Sekian cerita saya semoga bermanfaat dan menginspirasi teman-teman semua, sampai jumpa di cerita selanjutnya.

Mari berteman di instagram follow @Indahdecce dan berkunjung di chanel saya Mba Decce

 

 

Wassalamu’alaikum wr. wb











Minggu, 01 November 2020

Cara membungkus kado tanpa kotak. T-shirt origami Mudah & cepat tidak sa...




Hai temen-temen di atas adalah tutorial cara membungkus kado tanpa kotak mudah, cantik, dan menarik. T-shirt origami tidak sampai 5 menit jadi. Yuk di simak tutorial nya 😊

Kamis, 29 Oktober 2020

Mendaki Gunung Guntur 2.249 mdpl via Citiis Garut, Jawa Barat


Assalamu'alaikum wr.wb.


Hai temen-temen yang klik artikel ini pasti kalian lagi cari referensi tempat untuk mendaki atau sekedar jalan2, betul ??
Disini saya ingin cerita tentang perjalanan saya ke gunung Guntur bersama dengan teman-teman. Jika ingin tau tentang estimasi waktu dan biaya, yuk simak blog ini sampai akhir ya :).
Rencana awal kami satu tim ada 6 anak dan itu wanita semua, wah berani kan kami ya hehe.. eh tapi karena kendala tidak jadi libur 1 teman kami gagal ikut. Wah kasian tapi tidak apa-apa gunung Takan kemana bisa lain kali ya temen-temen jangan memaksa keadaan yg tidak memungkinkan.
Jadi kami 1 tim 5 wanita berangkat dari start awal yg berbeda saya ber3 Sama temen saya start awal dari bekasi, dan 2 temen saya start awal dari Tangerang. Nah saya hanya akan menceritakan yg dari Bekasi saja.
Kami ber3 berangkat dari rumah, eh kontrakan tepatnya karena kami ini orang kampung yg kebetulan sedang merantau hehe. Dari kontrakan sekitar jam 18.30 kami pesan grab mobil menuju ke terminal Bekasi dengan tarif 19.000.
Diterminal bekasi kami langsung cari bis  jurusan Garut. Nah naik bis kami berangkat sekitar jam 20.30 dengan tarif 45.000 /orang dan tanpa AC. Sampai di sana kami turun di SPBU pasawahan karna janjian dengan seorang kawan yg kebetulan dia ojek sekitaran basecamp gunung Guntur. Biasanya untuk pendakian ke gunung Guntur banyak yang turun di SPBU Tarogong nah, disitu nanti banyak mobil bak terbuka yg menawarkan jasa. Atau bisa juga turun di terminal Guntur Garut Bisa juga,  tinggal pilih ya temen2. Tapi untuk lebih mudahnya turun di SPBU tarogong. 
Setelah itu kita sampai di SPBU pasawahan kurang lebih jam 01.00 pagi dini hari. sambil menunggu kawan kami menjemput kami sholat isa terlebih dahulu. Tidak ada sejam saya lupa tepatnya berapa menit perjalanan ke beasecamp dari PSBU pasawahan. Setelah perjalanan naik motor sampai lah kita di basecamp, di situ ada terdapat beberapa warung nasi, dan tempat istirahat. kami putuskan istirahat terlebih dahulu, dan mulai trackking mendaki keesokan harinya. 
Keesokan harinya kami bangun subuh solat, kemudian bersih-bersih. Sebelum tracking usahakan perut diisi terlebih dahulu.

Okay , 

Setelah melakukan simaksi,  dengan tiket masuk sekitar 15.000 kita bertemu dengan teman yang dari tangerang. Dan mulai mendaki sekitar jam 07.00 pagi. Berikut adalah foto track awal di gunung guntur sedikit bebatuan tetapi masih landai.



Gunug Guntur adalah gunung yang terletak di Garut, Jawa barat dengan ketinggian 2.249 mdpl.  Tak heran gunung ini banyak diminati oleh pemula seperti saya. Selain tidak terlalu tinggi akses transportasinya juga mudah. Mempunyai dua jalur, yaitu jalur via Cikahuripan tepatnya di kampung Dukuh Desa Pananjung, kacamatan Tarogong kaler, kabupaten garut. Dari jalur ini bisa langsung menyentuh puncak ke 4, karna jalur satunya hanya di perbolehkan sampai puncak ke 3. Karena ini pendakian pertama kami ke guntur, jadi kami memutuskan untuk naik lewat jalur satunya yaitu, jalur citiis, Tarogong kaler, jawa barat. Di jalur ini hanya ada 3 pos untuk mencapai 3 puncak. Dan untuk camping ground hanya di perbolehkan di pos ke 3. 






Perjalanan begitu menyenangkan begitu sejuk dan menyegarkan, Lain dari dugaan kami ternyata begitu ramai pendaki kali ini, begitu menguntukan kami karna tim wanita semua. Walau begitu pendakian dengan tim wanita semua sangat tidak di sarankan ya temen-temen, jadi mohon jangan ditiru. 



Selama perjalanan, kita akan melihat Pipa saluran air, hutan rindang hingga perkebunan warga setempat. Dari basecamp hingga ke pos satu, kami menikmati perjalanan santai dengan track yg masih tergolong landai. Di pos satu kita wajib konfirmasi pendaftaran dengan mengumpulkan satu fotocopy ktp/Npwp sebagai jaminan, ketika turun wajib di ambil kembali.

Menuju pos 2 dan 3 kami menemui medan yang lebih tajam dengan kontur tanah berbatu, kemudian kami menemui curug citiis dan aliran sungai kecil yang jernih. Alih-alih ingin mencoba air dari sungai tersebut, kami memilih untuk melanjutkan perjalanan dan akan mampir besok ketika turun.







   
Setelah sampai di pos 3 kami wajib lapor kepada petugas. Kemudian segera mencari tempat untuk mendirikan tenda. Untuk kalian yang hendak kesini di sarankan jangan terlalu sore, karna jika dalam kondisi weekend dan ramai seperti saat ini kalian akan kesulitan mendapat tempat.
kita sampai di pos 3 sekitar jam 15.00 sore. Di pos 3 ini terdapat wc, mushola, dan juga pedagang souvenir dan makanan.

Kami punya waktu banyak untuk bersantai untuk menikmati suasana, bercengkrama dengan tenda sebelah makan bekal yang kami bawa hingga kami tertidur.







Kemudian kami bangun pagi sekitar jam 04.00 pagi untuk melakukan summit ke puncak pertama.
Di sini kami sedikit kaget karna ternyata medan nya adalah pasir yang pastinya akan sangat berat meskipun kami tidak membawa beban. Jangan lupa perhatikan tim mu dan tetap utamakan keselamtan ya. Setibanya di puncak 1 kami cukup puas dan beristirahat sejenak.





Perlu kalian ketahui jika kesini akan sulit melihat lautan awan karna kabut terus saja berputar-putar disana dan menghalangi pandangan. 







Kemudan kami bertemu dengan rombongan pemuda yang kami belum sempat kenalan. Hingga kami di beri sarapan karna lupa belum sempat sarapan, :D hehe makasih ya mas masnya .
Lalu kami melanjutkan naik ke pos 2 dan 3 dengan lebih semangat karna tim menjadi lebih ramai. Kita bisa bertukar pikiran dan sharing pengalaman selama pendakian.



3 Puncak guntur ini seperti berjajar dan kami naik turun naik lagi turun lagi sampai pada puncak yang ke 3. Dari puncak 3 kami bisa melihat puncak ke 4 tapi, kita harus mematuhi peraturan tidak boleh kesana. Dan sebenarnya gunung Guntur masih menjadi perdebatan karna telah menjadi Cagar Alam. Dan ketika kami kesana kami sama sekali tidak mngetahuinya tapi meski begitu gunung ini tetap ramai pengunjung. Itulah pentingnya mencari informasi terlebih dahulu sebelum mendaki, dan bagi kita sebisa mungkin untuk sadar kawasan :). ini penampakan dari puncak ke 3 gunung Guntur.












Jika kabut semakin parah dan benar-benar menghalangi pandangan, sebaiknya berhenti dulu ya gaes itu sangat berbahaya. Puncak takan kemana-mana tetap utamakan keselamatan dan tim.
Dari pendakian gunung Guntur yang paling berkesan adalah track ketika turun. Track dengan medan berpasir seperti ini sangat menyenangkan dan mudah di lalui. Kami tinggal mengikuti alur dan menjaga keseimbangan. Bahkan kami seolah-olah sedang berseluncur di atas pasir dengan menghadap pemandangan indah yang begitu segar.


Setelah selesai berfoto dan istirahat, kami turun. Sesampainya di pos 3 kami mengisi tenaga dan bergegas kembali ke basecamp. Ketika kami naik, kami sangat bersyukur karna sama sekali tidak hujan, ternyata sore hari dari pos satu ke basecamp kami diguyur hujan. Menarik sekali kami merasa disambut oleh alam ini, karna telah berhasil menaklukan gunung guntur sampai ke puncak 3 dan kembali turun dengan selamat. Karena bis antar kota yang mengarah ke bekasi hanya ada sampai jam 19.00 malam. Untuk pulang kami dari basecamp naik mobil bak terbuka dengan rombongan dengan pendaki lain sekitar 35.000/orang menuju ke terminal guntur garut. sampai disana naik bus yang jurusan bekasi dengan tarif yang sama ketika berangkat. 

Demikan cerita kami semoga bermanfaat ya temen-temen, tetap jaga keselamatan dan jangan berbuat vandalisme. salam lestari 


Mari berteman di Instagram, follow @indahdecce berkunjung juga di channel saya Mba decce
Sampai jumpa di cerita dan pengalaman selanjutnya


wassalamu'alaikun wr. wb



















Undangan pernikahan digital ( weddin invitation )